Download Emulator ePSXe v1.7.0 + BIOS

Posted by : Romansyah

ePSXe v1.7.0
Kali ini saya mau posting mengenai software/aplikasi emulator ePSXe v1.7.0. Apa sih sebenarnya kegunaan dari software ePSXe sendiri...?? Bagi sebagian orang mungkin udah banyak yang tahu mengenai software ePSXe ini, tapi bagi sobat yang belum tahu, Roman bakal jelasin mengenai kegunaan software ini. ePSXe merupakan aplikasi emulator yang digunakan untuk memainkan permainan ps1 di PC/komputer sobat baik dalam bentuk cd maupun dalam bentuk file ISO. Dengan begitu, cukup dengan mendownload emulator ePSXe ini kita sudah langsung bisa memainkan game ps1 di kompi sendiri. Untuk penginstallan emulator ini ngga memerlukan spec komputer yang tinggi. Berikut spec komputer yang diperlukan, yaitu :

Minimum required:
P200 MMX
256 MB RAM
Good 3D Card

Recommended:
PII --> Pentium III 600Mhz-1Ghz lebih disarankan
512 MB RAM
Directx/OpenGL compatible card

Bagi sobat yang mau mendownload emulator epsxe ini bisa klik download button di bawah ini. Didalamnya sudah berisi lengkap dengan BIOS dan Pluginnya.




Bagi yang ingin download file game ISO Psx dapat klik link INI. Atau yang ingin tahu cara mengkonfigurasi ePSXe dan cara memainkan CD atau file ISO silahkan baca artikel Cara Mengkonfigurasi dan Memainkan Game Ps1 pada ePSX v1.7.0.

Terima kasih telah membaca artikel : Download ePSXe v1.7.0
More aboutDownload Emulator ePSXe v1.7.0 + BIOS

Cara Mengkonfigurasi dan Memainkan Game Ps1 pada ePSX v1.7.0.

Posted by : Romansyah

Kali ini saya mau share bagaimana cara mongkonfigurasi dan memainkan game ps1 pada ePSXe v1.7.0. Bagi sobat yang belum punya aplikasi emulator ini dapat mendownload di link ini: Download ePSXe v1.7.0. Setelah selesai di download, sekarang saatnya mengkonfigurasi aplikasi ini.
  1. Sebelumnya, ekstrak file yang sudah didownload tadi. Kemudian buka aplikasi ePSXe.exe sehingga akan muncul tampilan seperti berikut: (klik Show Image untuk menampilkan gambar)
  2. Setelah itu klik Config



Terima kasih telah membaca artikel : Cara Mengkonfigurasi dan Memainkan Game Ps1 pada ePSX v1.7.0
More aboutCara Mengkonfigurasi dan Memainkan Game Ps1 pada ePSX v1.7.0.

Mematikan Animasi Windows

Posted by : Romansyah

Suatu animasi pada Windows sangat berkaitan dengan besar kecilnya kapasitas memori yang tersedia pada komputer. Semakin banyak animasi yang dioperasikan atau dijalankan, maka akan semakin banyak juga kapasitas memori pada komputer yang terpakai. Bagi sobat yang benar-benar membutuhkan animasi-animasi yang tersedia pada windows, sebaiknya komputer memiliki kapasitas memori yang besar. Tapi bagaimana jika komputer sobat hanya memiliki kapasitas memori yang kecil ?Atau bahkan sobat tidak begitu membutuhkan berbagai animasi-animasi yang tersedia pada windows ?
Berikut saya share cara mematikan animasi pada windows :
  1. Buka menu Run dengan cara menekan tombol Windows + R  kemudian ketikan regedit dan tekan Enter.


  2. Masuk kedirektori [HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\Windows Metrics]. Di dalam windows metrics tersebut pada bagian kolom sebelah kanan terdapat MinAnimate, klik ganda pada tulisan tersebut dan gantilah nilai Value data (1) menjadi (0).

  3. Jika sudah kita ganti nilai yang ada pada value data menjadi "0" jangan lupa klik OK.

  4. Restart komputer sobat dan rasakan perbedaannya....
More aboutMematikan Animasi Windows

Mikrotik Router

Posted by : Romansyah

Routing memegang peranan penting dalam suatu network terutama dalam mengatur jalur data dari satu komputer ke komputer lain. Komputer yang bertugas mengatur routing disebut Router. Jika kamu belum tahu apa itu router silakan baca penjelasan singkatnya di SINI. Banyak perusahaan-perusahaan yang membuat perangkat maupun software yang mempunyai fasilitas routing. Salah satu perusahaan yang membuat Router dalam bentuk software yaitu MikroTikls. Sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia (sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini). Produk yang dibuat oleh perusahaan ini  yaitu Mikrotik. Mikrotik tidak hanya dapat berfungsi sebagai router, tapi juga bisa berfungsi sebagai Bridge, pengaturan bandwith, serta pembatasan hak akses jaringan local terhadap jaringan luar. Tapi pada postingan kali ini, saya hanya akan membahas mikrotik sebagai router. Pada umumnya Mikrotik dapat dijalankan pada komputer yang berspesifikasi rendah sekalipun, spesifikasi minimum komputer yang dapat diinstal Mikrotik adalah :
  • Prosessor : Min 223 Mghz (mikrotik tidak mendukung multi prosessor)
  • RAM : 16 Mb
  • Harddisk : 200 Mb
  • 2 buah ethernet card (pertama digunakan untuk menghubungkan jaringan local sedangkan ethernet card yang lainnya digunakan untuk menggubungkan jaringan luar)
Mikrotik Router berbasis linux, sehingga perintah-perintah dasarnya pun menggunakan basic operating linux. Bagi yang mau mendownload OS Mikrotik berlisensi  dan tutorial Basic Mikrotik Router OS dapat mengklik link dibawah ini : 






More aboutMikrotik Router

Bridge dan Switch

Posted by : Romansyah

Pada postingan kali ini saya ingin menjelaskan mengenai Bridge dan Switch. Kedua peralatan ini merupakan peralatan Layer 2 OSI (Open System Interconnect) yang digunakan sebagai Frame Forwarder (Frame Switching). Switch mempunyai fungsi yang sama dengan Bridge. Switch dapat disebut pengembangan dan penerus Bridge. Data yang berasal dari aplikasi diteruskan ke lapisan dibawahnya ke lapisan fisik berupa sinyal digital atau bitstream. Pada lapisan trasnspor, data dienkapsulasi dengan layer 4 Header (L4H) dan disebut Segment.

Selanjutnya segmen ditambah dengan Layer 3 Header (L3H) pada lapisan Network. Header ini berisi logical address dari penerima dan pengirim. Pada lapisan ini data disebut Paket.

Paket diteruskan ke lapisan Data Link, kemudian dibungkus dengan Layer 2 Header (L2H). Heder ini berisi Physical/hardware address dari penerima dan pengirim. Pada topologi Ethernet, Token Ring dan FDDI alamat ini disebut MAC (Media Access Control) Address. MAC terdiri atas 48 bit address. Pada lapisan ini data disebut Frame. Frame kemudian ditransfer ke infrastruktur dari satu simpul ke simpul lainnya dalam bentuk bit per bit (bitstream) sinyal digital.

Tugas utama dari Bridge adalah menerima Frame dari port asal (incoming/source) dan meneruskannya ke tujuan (destination port). Bridge menyiapkan MAC Address Table yang membantu Bridge untuk mengetahui ke port mana frame tersebut harus diteruskan. Saat dihidupkan, tabel MAC ini kosong. Setelah menyiapkan tabel pada Content Addressable Memory (CAM), Bridge mendengar (Listen) frame yang masuk pada port.

Isi pada MAC Addres Table mempunyai umur (aging), artinya bila dalam satu periode tertentu tidak ada aktivitas dari MAC Address, maka Address akan dihapus dari tabel.

Address learning: Switch Ethernet mempelajari alamat MAC dari semua peralatan yang terhubung ke seluruh port. Alamat tersebut disimpan dalam database MAC sebagai port mapping.

Forward/Filter Desicion: Ketika switch menerima suatu frame, maka database MAC akan digunakan untuk menentukan port mana yang menjadi tujuan dari frame tersebut. Jika alamat ditemukan, frame itu hanya dikirim ke port tujuan.

Modus Transmisi Bridge/Switch
Bridge dan Switch fungsinya sama. Pada awalnya Bridge diimplemenasikan dengan basis Software (Softwar Based), sedangkan Switch menggunakan implemetnasi hardware dalam bentuk ASIC (Application Specific Integrated Circuit).

Store and Forward
Frame pada Ethernet berjumlah maksimum 1518 bytes. Frame yang diterima Bridge ternyata tidak langsung seluruh Frame, melainkan terpilah, sehingga Bridge/Switch memerlukan Buffer untuk menampung bagian Frame tersebut hingga lengkap. Waktu transit yang disebabkan oleh buffering disebut latency (transmission delay). Bridge dapat memeriksa apakah frame tersebut mengandung error atau tidak. Jika terdapat error maka frame dibuang.

Cut Trough
Merupakan modus transmisi yang dikembangkan Switch. Switch tidak menunggu hingga Frame lengkap, namun langsung meneruskan frame ke port tujuan. Hal ini dapat dilakukan karena Destination Address (Header) berada di awal frame. Kelemahan: Jika terdapat Frame yang rusak, Switch tidak mengetahui karena FCS (Frame Check Sequence) berada di akhir frame. Pada Cisco Catalyst modus ini disebut Fast Forward. 

Fragment Free 
Frame ditunggu selama 64 bytes kemudian diteruskan ke port tujuan. Angka 64 diambil dari angka statistik yang menyatakan frame yang mengandung error kebanyakan dapat terdeteksi pada 64 bytes pertama.

Collision Domain, Broadcast Domain
Satu segment Ethernet disebut Collision domain, karena setiap simpul yang menggunakan medium beresiko menghadapi collision dengan simpul lainnya. Demikian pula jika satu simpul mengirim broadcast, maka broadcast akan didengar oleh semua simpul yang ada. Semakin banyak simpul pada domain, semakin sedikit bandwidth rata-rata per user yang diterima. Switch dapat digunakan untuk memecah collision domain, sehingga bandwidth per user menjadi lebih tinggi.

Setiap Switch pada port merupakan satu collision domain tersendiri. Jika switch tersebut mempunyai 24 port maka terdapat 24 collision domain.

Broadcast yang dikirim dari satu port oleh switch broadcast akan diteruskan ke semua port, kecuali ke port asal broadcast. Walaupun switch dapat memecah collision domain switch tetap mempunyai satu broadcast domain. Peralatan jaringan yang dapat memecah broadcast domain adalah Raouter, peralatan jaringan layer 3 (Network Layer). Pada prinsipnya, router tidak meneruskan broadcast dari satu interface ke interface lainnya.

HUB tidak dapat memecah Collision domain. Jika HUB diganti dengan Switch, akan terbentuk 4 collision dari satu collision domain. Hub adalah peralatan jaringan layer1 (Physical layer).

Spanning Tree
Tujuan: Redundancy dari Switch, artinya jika salah satu Switch tidak bekerja, maka jaringan tetap beroperasi tanpa gangguan.

Kelemahan: Bila A melakukan broadcast, maka broadcast tersebut akan diteruskan ke switch pertama, Switch ini meneruskan ke switch kedua. Switch kedua juga menerima broadcast dan mengirimnya ke switch pertama dan seterusnya. Broadcast menjadi badai (Storm) terus berputar diantara 2 switch sehingga semua bandwidth habis terpakai untuk transmisi broadcast (Loop).

Algoritma Spanning tree digunakan untuk menghindari Loop. Spanning Tree Protocol (STP) pertama memilih root bridge, yaitu switch dengan ID terendah. ID dari switch adalah 2 bytes untuk prioritas dan 6 bytes MAC Address. Dari root kemudian ditelusuri jalan ke switch lainnya. Bila pada satu switch ditemukan jalan yang sama ke root, maka port harus diblokir. Hanya ada satu port yang boleh berhubungan dengan root. Port terpilih adalah port yang mempunyai path cost terendah ke root. Bila 2 port mempunyai path cost yang sama, pilihlah port bernomer lebih rendah.

Bila root switch rusak, switch akan mengadakan pemilihan root lagi, kemudian membuka port yang sebelumnya diblokir, Jaringan kemudian berfungsi seperti biasa. Spanning Tree dibakukan oleh IEEE dan disebut IEEE 802.
More aboutBridge dan Switch